Memulai Bisnis Print-on-Demand

cara memulai bisnis print on demand

Memulai Bisnis Print-on-Demand– Mendengar kata “Bisnis print on demand”? Apa yang ada di benak kalian?

Mungkin sebagian orang sangat asing atau malah tidak mendengar apa itu bisnis print on demand. Lalu apa sih bisnis print on demand?

Bisnis print on demand merupakan bisnis layanan yang bergerak dibidang jasa untuk memproduksi atau mencetak produk secara custom yang sesuai dengan keinginan klien.

Belakangan ini produk dengan hasil desain custom menjadi incaran banyak orang.

Pasalnya produk ini memiliki keunikan tersendiri, karena kita bukan hanya bisa memilih sendiri desainnya tapi juga menentukan desain sesuai dengan keinginan.

Memulai bisnis print-on-demand bisa dilakukan bekerja dari rumah, cukup dengan mengandalkan kreativitas saja.

Selain itu kalian juga perlu menyiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan agar produk yang dibeli pelanggan sesuai keinginan.

Saat ini bisnis print on demand sangat berkembang pesat, hal ini berdasarkan laporan dari Printful. Sebanyak 45% pemilik toko print on demand menyadari adanya lonjakan penjualan sepanjang tahun 2020.

Jadi tak heran jika dengan memulai bisnis print-on-demand memiliki peluang yang cukup bagus. Yang cocok dijadikan sebagai inspirasi usaha kalian dan bisa dijadikan sebagai passive income.

Jika kalian minat untuk Memulai Bisnis Print-on-Demand, kalian bisa mencoba beberapa langkah-langkah di bawah ini:

1. Tentukan jenis produk

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menentukan jenis produk yang ingin dijual. Ada banyak pilihan jenis produk print on demand yang bisa kamu tawarkan kepada pelanggan.

Diantara pilihannya ada kaos, banner, mug, casing hanphone, kalender, booklet, hingga buku.

Jenis-jenis produk seperti di atas biasanya paling banyak diminati oleh pelanggan. Mereka bisa menggunakan sendiri maupun bisa dijadikan sebagai ide hadiah kepada orang tersayang.

2. Tentukan Target Pasar

Langkah selanjutnya yang sangat penting adalah dengan menentukan target pasar. Kalian perlu mengetahui siapa yang akan menjadi pelanggan kamu. Misalnya, dari kalangan remaja atau orang dewasa.

Namun, gimana sih cara menentukan target pasar? Kalian perlu melihat apa yang pelanggan sukai, demografi, kepribadian, harapan, kemampuan membeli, dan masih banyak lagi.

Ketika kalian sudah mengetahui target pasar, maka akan lebih muda bagi kalian untuk membangun branding sera membuat produk yang sesuai.

Selain itu, kalian juga dapat lebih mudah dalam menentuka harga jual produk.

3. Mempersiapkan alat dan bahan

Kalian juga perlu menyediakan alat dan bahan baku untuk keperluan produksi. Alat yang dibutuhkan untuk memulai cukup banyak dalam menjalani bisnis print on demand.

Misalnya, komputer atau laptop untuk keperluan desain, mesin cetak, dan lain-lain sesuai kebutuhan produk yang akan dibuat.

Selain mempersiapkan alat-alat, kalian juga perlu mempersiapkan bahan-bahan penjualan.

Seperti, bahan untuk membuat kaos, kertas untuk mebuat booklet, gelas keramik untuk mug, dan lain-lain. Semua itu tergantung produk apa yang kamu jual.

Kalian perlu menggunakan untuk membeli alat dan bahan yang berkualitas sehingga produk yang dihasilkan kualitas yang baik.

4. Branding Bisnis

Dalam menjalani bisnis, membangun branding sangat lah penting. Agar brand kalian dapat dikenal oleh pelanggan.

Ada banyak yang perlu kamu persiapkan untuk membuat branding yang kuat. Mulai dari nama usaha, desain logo, tagline, dan lainnya.

Buatlah branding agar bisnis kamu mudah diingat oleh pelanggan. Branding juga bisa dilakukan offline pada toko usaha print on demand, dan bisa juga online.

Untuk menarik banyak orang agar bisnis kalian dikenal, kalian perlu iklan di media sosial dan internet. Seperti Google ataupun Instagram.

Selain branding yang kuat, kepercayaan pelanggan pun sangat lah penting. Kalian juga perlu mengimbangi dengan pelayanan yang memuaskan.

5. Buat Desain

Setelah melakukan langkah-langkah di atas, selanjutnya yang perlu dilakukan adalah membuat desain produk yang akan kamu tawarkan kepada pelanggan.

Dalam hal ini, tentunya kalian perlu mengerahkan kreatifitas kalian secara maksimal agar desain produk yang dihasilkan dapat menarik minat pelanggan.

Selain membuat desain yang menarik dan unik, pastikan desain produk yang kamu buat sesuai dengan target pasar yang sudah ditentukan.

Jika target pasar kalian remaja, kalian bisa memilih desain dengan warna-warna yang cerah. Hal itu agar dapat memikat mereka untuk membeli.

Kalian juga perlu menyesuaikan desain produk sesuai dengan citra bisnis yang kalian buat.

6. Promosikan Online

Perkembangan internet di era digital perlu dimanfaatkan untuk menjalankan sebuah bisnis.

Jangan sampai lupa untuk mempromosikan merek dan produk dagangan kalian, secara online agar lebih banyak lagi orang yang akan membeli.

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk melakukan promosi online. Misalnnya, membuat akun media sosial khusus bisnis, situs web, marketplace, atau mencoba adds/iklan berbayar.

Semakin luas promosi yang kalian lakukan, maka akan semakin besar pula potensi produk agar produk kalian terjual dalam jumlah lebih banyak.

Itulah beberapa langkah-langkah dalam Memulai Bisnis Print-on-Demand yang bisa kalian lakukan.