Penyebab Laptop Lemot: Mungkin Kamu Melupakan Hal Ini!

Penyebab Laptop Lemot

Penyebab Laptop Lemot Dan Cara Mengatasinya – Beberapa kepercayaan di Indonesia meyakini bahwa angka 4 membawa “kesialan”. Apakah itu benar? Yang pasti, 4 penyebab laptop lemot ini bisa bikin kamu sial lho!

1. Laptopmu terserang virus!

Apakah di layar laptopmu muncul window aneh setelah di-reboot, atau pasca dinyalakan? Mungkin itu penyebab laptop lemot selama ini, terserang Virus!

Menurut sejarah, virus komputer pertama kali yang muncul bernama CREEPER, pada tahun 1971 dan umumnya mengincar komputer dengan jaringan rumah.

Secara umum, virus dapat menyebar melalui perangkat lunak ataupun ter-unduh secara tidak langsung dari internet. Biasanya, virus ditempelkan pada bagian iklan, yang pasti ditekan (close) oleh pengguna internet.

Apakah kamu sering melakukan hal tersebut? Atau kamu sering unduh beragam file dari internet? Apakah situs tempat kamu mengunduh file itu aman?

Tentu beragam pertanyaan tersebut mulai muncul di pikiranmu. Sayangnya, ketika itu muncul, pasti karena laptop mu telah terserang virus.

Banyak dari kita, yang sengaja menonaktifkan antivirus atau fitur Defender bawaan dari perangkat, karena cenderung terkesan mengganggu, karena banyak memblokir situs yang kita ingin akses. Padahal, hal itulah yang membuktikan antivirus bekerja dan bereaksi atas ancaman “kemungkinan” adanya virus.

Mulai kini, sebaiknya kamu mengaktifkan kembali antivirus tersebut, atau mulai unduh antivirus terbaru. Ada banyak merek terkemuka yang menyediakannya, seperti AVAST, SMADAV dan lainnya.

2. RAM Penuh

Perangkat laptop tersedia dalam beragam jenis, untuk beragam keperluan. Tentunya, spesifikasinya menyesuaikan kebutuhan yang diperuntukkan.

Sebut saja, perangkat dalam kelas low-end hingga mid-range yang umumnya ditawarkan dengan dilengkapi kapasitas RAM yang rendah seperti 4 GB, hingga RAM 8 GB. Perangkat pada kelas ini secara kasat mata ditujukan untuk pengoperasian ringan seperti browsing maupun segala aktivitas terkait Microsoft Office.

Akan tetapi, tidak sedikit dari kamu yang pastinya memaksimalkan kapasitas perangkat tersebut hingga ke titik maksimalnya. Baik itu untuk aplikasi pengolah gambar, video, hingga animasi. Tentu itu tidak sesuai, karena sistem operasi yang bergerak dibelakang terlalu besar untuk RAM.

Untuk mengatasi hal tersebut, atau untuk keperluan “lanjutan” seperti Gaming, kami sarankan kamu untuk mulai sadar kapasitas RAM milikmu, atau mencoba untuk menambah kapasitas RAM.

Selain itu, ada pilihan penambahan ruang penyimpanan eksternal (Hard Disk External), yang tentunya harus disesuaikan dengan spesifikasi dari laptop itu sendiri.

Penyebab laptop lemot bisa juga disebabkan karena penggunaan hard disk dengan kecepatan data yang lebih lambat dibanding dengan penyimpanan SSD (Solite State Drive).

Pada sisi lain, ruang penyimpanan juga berhubungan dengan usia dari perangkat. Laptop dengan usia pemakaian tertentu (3 tahun lebih), performanya kian menurun karena Drive C yang selalu penuh terisi, sesuai dengan durasi pemakaian tersebut.

3. Suhu laptop terlalu panas

Tiga hal ini, pasti kamu enggan untuk jawab. Pertama, apakah kamu menggunakan laptop dengan durasi yang ideal? Atau, apakah ketika menggunakannya, kamu meletakkan laptop di tempat yang tepat?

Lalu pertanyaan yang ketiga, seberapa baik aliran udara ke laptop milikmu saat digunakan? Ketiga pertanyaan tersebutlah kunci dari penyebab laptop lemot yang diakibatkan oleh tingginya suhu laptop, alias laptop yang panas.

Tentu kamu tidak diperkenankan untuk menyalakan dan memandangi laptop seharian, selain tidak baik untuk kesehatan, laptop yang seharian mungkin saja mengalami kerusakan pada perangkat keras-nya.

Selain itu, ketika digunakan, ada baiknya meletakkan laptop tidak sepenuhnya pada bidang yang datar, karena akan menghalani aliran udara ke bagian bawah laptop, dimana pada area itulah umumnya fan atau kipas pada mesin laptop berada.

Ketiga pertanyaan tersebut, terkait suhu pada laptop umumnya dapat diatasi dengan menambahkan perangkat keras tambahan berupa external fan ataupun cooler ke perangkat. Atau menggunakan alas khusus berupa meja dengan kipas angin (cooling pad) otomatis yang tertanam.

Selain itu, meletakkan dan menggunakan laptop di ruang dengan suhu ideal berpendingin ruangan tentunya sangat disarankan, untuk mengurangi meningkatnya suhu dari laptop itu sendiri.

4. Visual Effect Berlabihan

Apakah background di laptop milik kamu berupa animasi? Ataukah kamu menyenangi fitur blink pada screen bila kursor kamu gerakkan? Hal sederhana, yang mungkin saja jadi penyebab laptop lemot.

Bagaimana cara mematikannya? Berikut langkah-langkahnya:

  • Silahkan buka menu Windows Explorer
  • Ketik This PC, lalu klik kanan
  • Pilih menu Properties
  • Geser ke bagian bawah, hingga menemukan dan pilih Advanced System Settings
  • Dibagian Performace, pilih setting
  • Umumnya kamu akan menemukan 17 pilihan terkait tampilan, di bagian ini pilihlah yang sesuai dengan kondisi permasalahanmu
  • Pilihlan seminimal mungkin, atau bahkan kosongkan semua pilihan

Secara sederhana, langkah ini meminimalisir perangkat berusaha keras menampilkan fitur animatif pada tampilan layar. Hal yang sebenarnya tidak terlalu esensial untuk kegiatanmu sehari-hari.

Fun Fact, bila kamu kosongkan semua pilihan pada Performance Advanced System Settings, laptopmu tetap bisa berfungsi seperti biasa lho!

4 penyebab laptop lemot di atas tentunya dapat dimaksimalkan dengan kebiasaan penggunaan laptop dalam rentang waktu yang ideal. Salah satu moderator di Komunitas Samsung, mengatakan bahwa screen time yang ideal itu hanya 6 jam per harinya lho!